02 January 2011

memanen keringat

apa hari yang menyenangkan di jakarta?? Ya, hari libur (weekend), hari dimana kamu bisa menikmati jalanan kota yang biasanya penuh dengan bunyi klakson dan polusi yang tiada henti di hari kerja dengan bersepeda atau berjogging ria di pagi hari. Selain itu, jakarta juga punya kebijakan car free day yang biasa dilaksanakan di hari minggu di minggu ke dua dan ke empat setiap bulannya dari jam 5 pagi sampai jam 2 siang...
rasanya cukup lama saya meninggalkan rutinitas jogging di senayan yang biasa saya lakukan tiap minggu di awal kerja saya di kota ini. Kemarin, saya coba lagi untuk memanen keringat - membakar kalori - dengan gerakan sederhana. Untung ada teman saya yang selalu berbaik hati dan semangat kalo ditantang olahraga dan melakukannya dengan senang hati. Hari ini pun akhirnya saya dan teman saya, sebut saja Nyimas (nama sebenarnya) - yang kalo menurut saya seperti anak kucing yang sangat reaktif dan antusias dengan hal2 yang detail dan menarik baginya dan itu yang menjadi nyimas ini menarik juga di mata saya - membuat janji untuk melakukan olahraga bersama di senayan.. jogging dan bermain bulu tangkis..
saya melakukan pemanasan, berlari dan jalan santai 4KM menuju senayan dari kost saya sambil melihat dan (lagi-lagi) menikmati udara pagi dan pemandangan yang cuma satu minggu sekali terjadi. Kembali, sepanjang perjalanan sepeda2 itu menarik hati..

01 January 2011

selamat tahun baru

Tahun baru, selalu identik dengan hitung mundur, suara riuh terompet, dan warna-warni indah kembang api di langit malam... walaupun memang tidak melulu harus seperti itu memeriahkannya, karena ternyata ada juga yang menyambut tahun baru dengan melakukan pengajian akbar di masjid atau di lapangan. Itulah uniknya indonesia, kami ramai dengan berbagai budaya dan selera, namun tetap bersahaja satu sama lain...

Tidak mau kalah, di tahun baru ini, saya yang sudah setahun bekerja dan menghabiskan hari di kota Jakarta, pengen dong nyobain rasanya tahun baru di kota yang katanya akan tenggelam pada tahun 2030 jika pertumbuhan dan perkembangannya tidak terkendali dan tidak memperhatikan kawasan lindungnya... awalnya sih pengen pulang aja ke rumah di serang, kumpul bersama keluarga dan menghabiskan waktu bersama di ruang keluarga, tapi karena sesekali pengen merasakan riuh kota di malam tahun baru, saya putuskan di jakarta saja menantikan momen2 pergantian tahun...

Kesalahan pertama yang saya lakukan pada malam tahun baru adalah, saya tidak mencari meeting point yang dekat dengan tujuan akhir untuk menyaksikan kembang api. Awalnya saya memilih monas untuk menjadi objek foto dengan latar belakang kembang api, tapi rencana yang telah saya susun itu sedikit terganggu karena beberapa hal toleransi..
Setelah kami berempat santap makan malam di plasa semanggi, teman kami yang sedang tidak enak badan undur diri untuk tidak ikut melewatkan pergantian tahun bersama kami, akhirnya kami berpisah dan tinggal saya dan 2 orang teman yang melanjutkan perjalanan. Kami bertiga (1 cewek 2 cowok) berjalan menelusuri jalan jenderal sudirman yang sudah mulai padat dengan kendaraan yang menuju arah yang sama dengan kami... awalnya gila, kami berencana untuk jalan sampai tujuan kami, tapi karena saya tidak mau gila, akhirnya kami naik metromini 15 untuk mengantarkan kami ke tempat tujuan kami (saat itu masih monas yang menjadi tujuan). Karena saking padatnya jalanan, mungkin pilihan gila untuk jalan kaki yang sebelumnya terpikirkan, menjadi pilihan yang pas saat kami duduk di metromini, rasanya bus ini tidak lebih cepat dengan derap langkah pejalan kaki yang ada diluar sana...