19 November 2010

muak dengan kalian, cinta!!!

badut sebenarnya muak dengan tema cinta ini, apalagi sering kali melihat di facebook tentang status, caption foto atau note sepasang muda-mudi yang mengagungkan cinta, sepertinya cinta mereka akan berakhir indah... ya semoga..

mereka tidak tahu apa yang ada dalam misteri perasaan dan pemutarbalikkan hati yang menjadi ulah Tuhan... sepertinya mereka terlalu yakin dengan pasangan mereka yang memberi "janji setia sampai mati", "engkaulah segalanya', atau "aku tidak bisa hidup tanpamu"... cih!!!

jangan lagi bicara cinta wahai anakmuda, apalagi memberikan janji2 muluk tanpa dosa, yang kemudian kalian lupa akan apa yang pernah kalian katakan dan menyakiti perasaan seorang anak manusia... badut disini berdiri, berkata bukan hal yang basa-basi... ya, seorang teman bilang badut sudah berpengalaman, berpengalaman sakit hati, patah hati, dan entah apa namanya yang jelas itu tidak enak rasanya... sampai2 mungkin tak ada lagi rasa, mati rasa...

pirate love

badut berbahagia jika dunia ini penuh cinta yang jujur dan apa adanya, yang berani menantang hantaman dari luar dan kuat karena cinta, serta dapat memberikan senyum dan keyakinan pada orang yang melihat buah cinta yang begitu perkasa menantang jurang diantara mereka. negara ini pun lahir dan merdeka atas dasar cinta kepada tanah airnya, cucuran darah yang membasahi tanah negeri inipun cairan cinta yang tulus yang berani, bukan karena kondisi nyaman... (koq jadi kemana2 yak??)

intinya, postingan ini lahir karena rasa iri kepada mereka yang telah berlabuh dengan selamat, dapat tersenyum atas derita dan rasa cinta yang mereka pegang teguh sampai pada gerbang baru yang entah ada apa setelahnya... dan selamat bagi mereka wahai wanita yang telah menikah atas dasar dicintai pasangannya, dan para pria yang telah memilih kepada siapa cintanya akan abadi selamanya,, karena (lagi2 kata seorang teman) seorang laki2 memilih pasangan harus karena ia benar2 mencintai pasangannya, sedangkan seorang wanita menerima cinta dari orang yang benar2 mencintainya, bukan karena ia cinta... hemph,,, ada benarnya juga yaa,,, :)

10 November 2010

jauh dari pulau jawa,,,

badut ingin berlibur,,, mungkin sejenak meninggalkan pulau yang cukup padat ini yang hampir setengah dari negara ini berkonsentrasi disana... badut ingin pergi mungkin ke hutan lindung kalimantan atau kebun kelapa sawit di sumatera, atau bahkan merasakan kedalaman air di laut bunaken dan berlari ke gunung tinggi di himalaya... yang jelas, februari atau maret nanti badut ingin pergi.. ingin merasakan alam, menikmati karunia tuhan yang bukan hanya sekedar sombong pada diri sendiri, tapi agar tunduk pada kerendahan hati akan alam ini,,,

entah apa yang sebenarnya dicari, tapi rasanya petualangan itu menyenangkan, menjauhkan diri dan hati dari kekacauan pulau jawa dan kenangan didalamnya... atau setidaknya menikmati diri ini sendiri dengan alam,,, ah, masih tentang cerita lalu... cerita yang akan padam pada februari atau maret nanti,,, yang badut harapkan bisa terang benderang dengan diri yang baru setelah bertemu dengan alam,,, ya, katanya alam bisa mendewasakan hati dan pikiran kita, pikiran sombong, dan keakuan seorang manusia... tapi alam juga bisa membinasakan, karena ada hukum didalamnya... badut tidak kuat, badut mati... badut bisa bertahan, badut menang melawan rasa angkuh akan dunia ini...

ya, kuatkan hati meninggalkan mapannya dunia jawa ini.... *ingin sekali

02 November 2010

makan tuh cinta!!!


"menikah tanpa perencanaan dan tujuan yang jelas, bagaikan naik mobil tanpa tahu kemana arahnya. lama kelamaan bensin akan habis dan anda tetap belum sampai tujuan anda..."

Adalah asmara, yang bisa membuat semuanya menjadi tampak gila,, sepasang muda mudi yang masih muda akan bisa nekat melakukan apa saja demi asmara masa muda, bahkan ada yang sampai nekat melakukan kawin lari (apa ga capek tuh ya?) meninggalkan sekolah atau kuliahnya dan berusaha hidup bertahan hanya berdua... sepertinya mereka yakin cinta akan sanggup membuat mereka bertahan hidup... katanya, "asalkan ada cinta, semua akan baik-baik saja..."

Menikah bukanlah hanya sekedar urusan cinta belaka. banyak orang membayangkan pernikahan adalah sebagai kondisi yang penuh dengan kemesraan dan kasih sayang (walaupun emang harusnya begitu). tapi, sayang sekali pernikahan sepertinya lebih dari itu,, ada banyak yang harus dihadapai dalam sebuah pernikahan. kita perlu berfikir untuk hidup bersama dengan pasangan pilihan kita selama sisa hidup yang kita punya... (bukan berarti menyerahkan hidup pada pasangan yaa..) kemesraan tidak bisa memberi kita makan bukan? pernikahan membutuhkan kemandirian dalam banyak hal, mulai dari kemandirian finansial, karakter, mengambil keputusan dan banyak lagi...


Menikah dengan modal cinta, apalagi asmara?? sebaiknya berfikir ulang... dalam buku ini, menyatakan bahwa 'pernikahan terlalu mengerikan untuk kalian hadapi hanya dengan modal cinta.." bukan berarti saya tidak percaya cinta sejati atau pesimis dengan cinta, saya percaya bahwa cintalah yang medasari pernikahan. tetapi jika dianalogikan dengan rumah, kita tidak cukup hanya bermodalkan pondasi kan? bagaimana dengan atapnya? dindingnya? bahkan kolomnya?

7 pertanyaan yang harus terjawab untuk pernikahan yang spektakuler!! (diluar urusan jatuh cinta)
  1. bagaimanakah pembagian peran secara finansial? siapa yang bekerja dan siapa yang mengatur keuangan? sudah siapkah kalian secara finansial untuk menikah? bagaimana prinsip2 keuangan kalian? ---> terkesan materi banget yaah??
  2. bagaimana pembagian waktu dan perhatian untuk keluarga besar masing2? ---> menikah bukan hanya bersatunya dua insan, tetapi lebih kompleks dari itu. ada "paket" yang dibawanya...
  3. bagaimana pembagian masing2 peran dalam rumah tangga? ---> suami dirumah, isti bekerja? or what?
  4. mau seperti apa masa depan pernikahan kalian? setelah menikah mau melakukan apa? ---> bukan malam pertama yang dimaksud... :D
  5. bagaimana penyelesaian konflik diantara kalian? kesepakatan apa yang kalian buat untuk menghadapi konflik dengan lebih dewasa? ---> agak sulit membicarakannya kalo masing2 masih ego...
  6. bagaimana kedewasaan karakter pasanganmu? bersediakah dy melakukan perubahan dan penyesuaian dalam pernikahan? ---> hati2 motif berubahnya, harus dari dalam diri sendiri lho..
  7. bagaimana pola komunikasi kalian? sudahkah kalian memiliki kehidupan komunikasi yang sehat?? ---> kunci utama hubungan yang baik..