"menikah tanpa perencanaan dan tujuan yang jelas, bagaikan naik mobil tanpa tahu kemana arahnya. lama kelamaan bensin akan habis dan anda tetap belum sampai tujuan anda..."
Adalah asmara, yang bisa membuat semuanya menjadi tampak gila,, sepasang muda mudi yang masih muda akan bisa nekat melakukan apa saja demi asmara masa muda, bahkan ada yang sampai nekat melakukan kawin lari (apa ga capek tuh ya?) meninggalkan sekolah atau kuliahnya dan berusaha hidup bertahan hanya berdua... sepertinya mereka yakin cinta akan sanggup membuat mereka bertahan hidup... katanya, "asalkan ada cinta, semua akan baik-baik saja..."
Menikah bukanlah hanya sekedar urusan cinta belaka. banyak orang membayangkan pernikahan adalah sebagai kondisi yang penuh dengan kemesraan dan kasih sayang (walaupun emang harusnya begitu). tapi, sayang sekali pernikahan sepertinya lebih dari itu,, ada banyak yang harus dihadapai dalam sebuah pernikahan. kita perlu berfikir untuk hidup bersama dengan pasangan pilihan kita selama sisa hidup yang kita punya... (bukan berarti menyerahkan hidup pada pasangan yaa..) kemesraan tidak bisa memberi kita makan bukan? pernikahan membutuhkan kemandirian dalam banyak hal, mulai dari kemandirian finansial, karakter, mengambil keputusan dan banyak lagi...
Menikah dengan modal cinta, apalagi asmara?? sebaiknya berfikir ulang... dalam buku ini, menyatakan bahwa 'pernikahan terlalu mengerikan untuk kalian hadapi hanya dengan modal cinta.." bukan berarti saya tidak percaya cinta sejati atau pesimis dengan cinta, saya percaya bahwa cintalah yang medasari pernikahan. tetapi jika dianalogikan dengan rumah, kita tidak cukup hanya bermodalkan pondasi kan? bagaimana dengan atapnya? dindingnya? bahkan kolomnya?
7 pertanyaan yang harus terjawab untuk pernikahan yang spektakuler!! (diluar urusan jatuh cinta)
- bagaimanakah pembagian peran secara finansial? siapa yang bekerja dan siapa yang mengatur keuangan? sudah siapkah kalian secara finansial untuk menikah? bagaimana prinsip2 keuangan kalian? ---> terkesan materi banget yaah??
- bagaimana pembagian waktu dan perhatian untuk keluarga besar masing2? ---> menikah bukan hanya bersatunya dua insan, tetapi lebih kompleks dari itu. ada "paket" yang dibawanya...
- bagaimana pembagian masing2 peran dalam rumah tangga? ---> suami dirumah, isti bekerja? or what?
- mau seperti apa masa depan pernikahan kalian? setelah menikah mau melakukan apa? ---> bukan malam pertama yang dimaksud... :D
- bagaimana penyelesaian konflik diantara kalian? kesepakatan apa yang kalian buat untuk menghadapi konflik dengan lebih dewasa? ---> agak sulit membicarakannya kalo masing2 masih ego...
- bagaimana kedewasaan karakter pasanganmu? bersediakah dy melakukan perubahan dan penyesuaian dalam pernikahan? ---> hati2 motif berubahnya, harus dari dalam diri sendiri lho..
- bagaimana pola komunikasi kalian? sudahkah kalian memiliki kehidupan komunikasi yang sehat?? ---> kunci utama hubungan yang baik..

No comments:
Post a Comment