...
bangun dengan leher tidak nyaman karena berbaring tanpa bantal pada jam 07.39 cukup membuat shock... ya, itu karena akad dilaksanakan pada jam 07.00 (setidaknya itu yang tertulis pada undangan)... badut langsung bergegas mandi dan bersiap, tetapi sebelum melangkahkan kaki keluar kamar, badut memastikan dan menelepon teman badut yang juga berencana untuk datang ke acara akad yang cukup pagi itu, dan untung saja, akad belum dimulai, hanya saja doa-doa sudah diucapkan... tanpa pikir panjang, badut langsung menancapkan gas pada motor kantor yang sudah siap diluar...
sampai di rumah akad, badut ragu untuk masuk, karena tidak seorangpun yang badut kenal. tapi tiba2 ada sosok pria yang tengah menyiapkan kameranya untuk mengambil momen sakral di pagi itu... ya, tiyok namanya, teman seangkatan badut yang sedang menyelesaikan sekolah S2nya di institut kota bandung ini sesekali pernah menggarap proyek dan lomba bareng badut... seketika saja badut pede melangkah maju menghampiri pintu masuk dan langsung ikut menyiapkan kamera yang pada awalnya tidak badut persiapkan, hanya karena titipan dari mas kris untuk mengambil gambar mempelai pria...
suasana didalam sangat khusyu saat badut menengok kanan-kiri untuk mencari sosok lain yang mungkin badut kenal, tapi itu hanya sesaat badut lakukan, karena badut harus bergegas untuk tidak terlambat menyaksikan momen langka dan sangat badut nanti2kan dari setiap akad pernikahan, yaitu ijab kabul... "tapi koq ga ada mempelai wanitanya?" tanya badut dalam hati... dan otak badutpun langsung mengerti akan kondisi ini... ya, akad yang islami, badut kenal mereka berdua, dan sedikit mengerti paham yang mereka yakini, dan badutpun suka... dengan tegas, mempelai pria yang terlihat gagah bak pangeran dengan pakaian serba putih mengikrarkan janjinya, dan di 'sah' kan oleh para saksi yang datang pagi itu,,, sambut syukurpun serempak menggema, rasa merindingpun terasa bukan karena dinginnya udara di pagi itu. mungkin karena para malaikat ikut menyaksikan dan bergembira serta mengamini rasa syukur dan do'a di pagi itu...
entah kenapa, ada rasa senang bercampur sedih dan haru yang badut rasakan, perasaan yang ikut masuk dalam diri badut ini mungkin dianggap berlebihan bagi mereka yang mendengar dan membaca, badut terlalu sensitif... apalagi saat badut dan teman2 badut yang hadir pagi itu memberikan kata selamat dan bersalaman, badut ga tahan buat ga meluk mempelai prianya, sekali lagi, mungkin terasa berlebihan, karena mungkin mempelai prianya tidak menganggap badut apa2 dan siapa2,, hahahaa,, lebay abis!!!
Yang membuat badut kaget adalah saat orang tua mempelai wanita yang saat badut bersalaman dengan mereka, mereka mengucapkan terimakasih "ini yang namanya mas abud? makasih ya mas, ini semua karena bantuan mas abud juga" nah, lho? badut bingung mau jawab apa,,, cuma badut jawab dengan cengar-cengir dan mengucap makasih kembali...jujur, tiba2 ada perasaan bangga saat itu, tapi kembali lagi, pikiran kembali lagi dan haru kembali... you know what i mean... memang badut dan sweetrabbit yang tahu kedekatan mempelai pria ini dengan mempelai wanita dari awal, jauh dari siapapun yang tahu, itu karena memang kami dekat dengan keduanya, mereka sudah badut anggap kakak dan saudara... tidak peduli mereka menganggap badut apa...
pagi itu kita berenam bubar tuk melanjutkan aktivitas masing2 sebelum kembali bertemu di acara resepsi dengan teman2 yang lain yang pastinya akan lebih ramai lagi. badutpun kembali ke kantor untuk berkumpul dan bersama2 berangkat menghadiri 2 acara resepsi staff kantor di hari itu...
selain mas harry dan wienna yang melangsungkan pernikahan di hari itu, ada juga teman badut lainnya yang juga menjadi raja dan ratu sehari di minggu yang ceria itu,,, badut, bos beserta istri, dan rekan kerja yang berkumpul di kantor pun berangkat menuju 2 event di hari itu. tidak disangka dan diduga, ada banyak orang yang badut temui entah kakak angkatan, dosen, teman lama, dan tentunya ada sweetrabbit yang pada hari itu menjadi artis sehari karena bajunya yang terlihat bagus di mata teman2 cewek yang lain, ya, mereka memuji pakaiannya, hanya pakaiannya... karena mungkin hanya itu yang bisa dilihat dari seorang sweetrabbit saat ini, bukan saat bersama badut yang tidak pernah suka menonjolkan penampilan 'mahal' untuk sekedar dilihat orang, beda orang beda cara...
tidak seperti biasanya, di dua event itu badut tidak sama sekali bernafsu untuk mencicipi hidangan yang ada... entah karena euforia senang bertemu banyak teman dan dosen yang ternyata masih mengenal badut, entah apa yang mereka ingat tentang badut, yang jelas, pembina Keluarga Mahasiswa badut dulu, pak deva menanyakan kabar yang sudah badut tebak arah pembicaraannya kemana... "piye kabare? sama siapa sekarang? koq sendirian aja?" sambil matanya tiba2 melihat ke sepasang sosok abu2... kemudian badut menjawab dengan senyum paling manis dan langsung, "oh, engga koq pak, dengan teman2 CUDD, sama pak ikok juga" untung saja pembicaraan itu tidak berlanjut, mas kris mengajak badut untuk ke pelaminan untuk berfoto dengan mempelai bersama rekan CUDD lainnya, karena badut sudah bingung mau bicara apa lagi... ya, hari itu acara kami adalah foto2 dan tertawa riang yang sesekali terselip rasa kesal, entah karena apa.. mungkin karena merasa hidup hanya sementara, tapi mulut ini cuma bisa berdusta... ah, bicara basi!!! badut bukan orang yang suka untuk dibohongi, dan mungkin semua orang juga seperti itu...
selesai acara di kagama, badut pun kembali pulang ke kantor, tapi sebelumnya berpamitan dengan mbak badut, dan berpesan beberapa kata, bahwa setelah lebaran nanti badut akan datang kembali, untuk hadir dipernikahan mbak badut itu,,, semoga do'a itu didengar Tuhan...
sampai kantor, badut segera mempersiapkan diri dan barang yang harus badut bawa pulang,, dan sore itu, setelah shalat ashar, badut bersama rekan kerja badut yang sekalian mau mampir ke pameran komputer berangkat menuju stasiun pada pukul 17.18, mengantar badut sampai masuk kereta dan berangkat menuju jakarta,,, ada yang menarik dan unik terjadi di kereta menuju jakarta itu, sesuatu yang tidak badut sangka dan menambah nilai filosofi yang tidak penting bagi yang lain tapi sedikit perlu dipikirkan bagi kami, badut dan teman badut....
(cont)