Ga kerasa sudah pada sepertiga akhir di bulan ramadhan, sudah sekitar 22 hari menahan lapar, haus, dan bentuk penyakit hati dan emosi lainnya. Yang badut rasain pada bulan ramadhan kali ini adalah tidak merasa lebih baik dari tahun sebelumnya dari segi ibadah sunah, sungguh merasa merugi sebenarnya… kehidupan pekerja nyata (kerena tidak seperti waktu di jogja dulu yang intensitas kerjanya sangat kekeluargaan, artinya masih bisa mensiasati waktu tuk kepentingan pribadi) di Jakarta dan kemacetan yang membuat lelah setelah seharian menghabiskan waktu dikantor pun menjadi kambing hitam atas kemalasan badut… tapi bener2 puasa tak begitu terasa, puasa menjadi sesuatu yang biasa saja… tidak terlalu berwana, kecuali blog ini.. :D
Bicara lelah, pada suatu malam (malam senin) ketika badut baru sampai kost jam 10 malam setelah menempuh perjalanan Tasikmalaya – Kp. Rambutan, rasa lelah yang tak tertahankan ini menyuruh badan merebah dan meminta kelopak mata tak menahan beratnya bulu mata. Setelah shalat isya dan meneguk sisa air mineral yang ada dibotol plastic, badut pun langsung memejamkan mata tanpa aba-aba… rasanya tidur malam itu sungguh menjadi obat, menjadi penawar lelah yang ampuh dan satu2nya…
Dengan sedikit kaget dan langsung meraba2 lantai karpet berwana hijau dikegelapan malam, badut mencari alat penunjuk waktu yang biasanya badut letakkan di pinggir kasur… setelah tangan ini mendapatkan hape kecil bermerk esia, badut langsung berusaha memfokuskan pandangan pada layar berwarna seadanya pada hape tersebut dan mengamati angka yang ada. Pada layar tersebut, tertulis “missed alarm : 03.05”.
“Alhamdulillah, badut ga telat untuk membeli makan sahur dan menyantapnya dengan santai” pikir badut dalam hati.
Langsung saja badan ini menjadi lunglai setelah sebentar bangun secara tiba-tiba tadi… badut merebahkan diri lagi, berharap sisa-sisa nyawa yang belum menyatu, kembali dari kasur kapuk dan masuk kedalam tubuh badut sambil mencari tahu jam yang sebenarnya saat itu, badut kembali mencari hape esia tadi dan menekan2 tombol yang sudah mulai membandel tuk melihat waktu yang sebenernya… dan setelah sekitar 86% nyawa ini terkumpul, badut bangun dan menyegerakan menuangkan air minum kedalam sebuah gelas penuh.. karena ternyata waktu menunjukkan 03.40 di hape badut… dengan berharap semoga masih bisa meneguk air hingga tetes terakhir sebelum adzan berkumandang,,,
“Alhamdulillah, badut ga telat untuk membeli makan sahur dan menyantapnya dengan santai” pikir badut dalam hati.
Langsung saja badan ini menjadi lunglai setelah sebentar bangun secara tiba-tiba tadi… badut merebahkan diri lagi, berharap sisa-sisa nyawa yang belum menyatu, kembali dari kasur kapuk dan masuk kedalam tubuh badut sambil mencari tahu jam yang sebenarnya saat itu, badut kembali mencari hape esia tadi dan menekan2 tombol yang sudah mulai membandel tuk melihat waktu yang sebenernya… dan setelah sekitar 86% nyawa ini terkumpul, badut bangun dan menyegerakan menuangkan air minum kedalam sebuah gelas penuh.. karena ternyata waktu menunjukkan 03.40 di hape badut… dengan berharap semoga masih bisa meneguk air hingga tetes terakhir sebelum adzan berkumandang,,,
Dan benar saja, selesai meneguk air putih sebagai syarat sahur badut, ada suara yang berkumandang dari kejauhan, “Allahuakbar… Allahuakbar…”
“Alhamdulillah…” lirih badut dalam hati… sangat tipis sekali waktu yang tersisa tadi….
Tapi tidak lama dari situ, adzan yang biasa badut dengar pagi itu terasa lebih singkat, karena takbir yang biasanya dikumadangkan 4 kali, waat itu hanya badut dengar 2 kali,,, yang kemudian langsung berlanjut pada lafadz syahadat... "Asyhaduallailahailallah...."
Oops, ternyata bukan adzan,,, tapi di masjid sudah iqomah… langsung, kalimat tahmid tadi sepertinya perlu di koreksi dengan beristighfar, karena badut meneguh habis satu gelas saat sudah masuk subuh,,, Astaghfirullah…
Tapi dengan penuh keyakinan, badut yakin bahwa Allah Sang Maha Tahu, mengetahui kekhilafan hamba-Nya… semoga kekhlafan ini diampuni oleh-Nya
Badutpun tetap berniat dan melanjutkan ibadah puasa hari itu dengan modal segelas air mineral dan Alhamdulillah tidak merasa lapar atau haus pada hari itu… *apa karena sahurnya setelah subuh yaa??... :P









