"Marriage is love. Love is blind. Therefore marriage is an institution for the blind."
justforjoke.com
justforjoke.com
Pernah kan kalian jatuh cinta, atau melihat orang yang sedang jatuh cinta?? sepertinya dunia itu selalu indah dimatanya, tak ada yang cacat dari perasaannya atau dengan apa yang mereka cintai... mereka rela melakukan apa saja, menjadi apa saja agar bisa merasakan cinta dan memberi cinta kepada pasangannya... bahkan ada yang menipu diri sendiri dengan menjadi yang bukan dirinya, ia ingin sekali menjadi orang yang disukai oleh pasangan,, pokoknya awal2nya selalu indah bahkan walau hanya memandang dan menggandeng tangannya. tapi hal-hal yang awalnya bisa kita terima, lama kelamaan mungkin akan terasa memuakkan dan akhirnya yang awalnya senyum bisa menjadi amarah...karena saat kita jatuh cinta, kita menjadi buta (atau lebih tepatnya dibutakan cinta) tapi ketika sudah berkomitmen dalam pertalian pernikahan, segala yang menggoda awalnya akan terasa mengerikan.
kondisi dimana saat kita jatuh cinta adalah kondisi kita yang sangat tidak bisa dipercaya dan rapuh. segala alasan yang kita miliki saat kita merasa jatuh cinta adalah alasan2 yang rapuh dalam menjalin hubungan... keburukan pasangan bisa menjadi kebaikan dan menjadi alasan untuk mencintainya. perasaan jatuh cinta telah menutup akal sehatnya, sehingga hal2 yang tidak disukai dimanipulasi menjadi alasan untuk mendukung alasannya mencintai seseorang,,, mereka menikmati asmara bukan cinta, dan sayangnya asmara bukanlah cinta. asmara adalah letupasn emosi sesaat, dan saat asmara meluap, mata kita terbuka dan melihat semua hal yang sebenarnya tidak kita sukai. kita tidak bisa mengandalkan asmara mempertahankan hubungan kita, bahkan untuk menuju pintu pernikahan.
ada beberpa cara untuk menguji cinta, yang jelas jangan terlalu terburu2 memberikan segalanya... biarkan waktu meluapkan asmara sampai terbuka mata kita kemudian barulah kita bisa menguji kadar cinta kita dan pasangan kita. ada beberapa kasus dan lumayan cukup banyak, alasan mereka menikah adalah karena asmara dan bukan cinta, umur perkenalan yang seumur jagung, serta pendalaman karakter pasangan yang kurang salah satu penyebabnya. mereka nekat melakukan pernikahan dengan terburu dan mengatas namakan cinta (padahal hanya asmara)... pilihannya adalah meneruskan dengan penyesalan, atau menghentikan hubungan... karena pernikahan tidak bisa dilandaskan dengan alasan asmara, karena saat jatuh cinta, otak kita memproduksi zat bernama dopamin. zat inilah yang bertanggung jawab menimbulkan sensasi luar biasa dan perasaan "terbang" karena jatuh cinta, dan sayangnya kadar zat ini akan berkurang dan akan bertahan paling lama 5 tahun. itu sebabnya usia lima tahun menjadi fase ujian bagi sebuah hubungan.
jika memang mau menikah, sebaiknya kalian membuka mata, karena cinta itu bukan perasaan, melainkan sebuah keputusan untuk menepati komitmen kita meskipun kita sedang tidak ingin melakukannya... jadi jangan mudah terbutakan oleh asmara berkedok cinta,, dan ahti2 jika sudah memabukkan kalian semua, bisa bahaya,, :D


